Setelah aku berganti pakaiankutemui Sukma dan kami ngobrol berdua.Tibatiba aku teringat bahwa Sukma belumkusuguhi minum, cepatcepat aku permisi ke dapur untuk membuat minuman buatnya.Saat aku beranjak ke dapur Sukma mengikutiku dari belakang, dan di dapur kamilanjutkan obrolan kami sambil kuteruskan membuat minuman.Sukma berdiri bersandar meja dapur, aku mendekatinya dan isengkupegang tangannya. Segeratanganku bergerilya kembali di memeknya, selanjutnya kembali kami berpacumengumbar nafsu kami. Bokep Jilbab/Hijab Kami bercumbu benarbenar seperti sepasang pengantin barusaja layaknya. Sambil terisak Dian akhirnya memutuskan untukmengakhiri hubungan kami, saat kuingatkan bahwa dirahimnya ada benih anakku,Dian menjawab biarlah.., ini sebagai tanda cinta kasih kami berdua.., Dian kantetap memelihara kandungannya dan akan membesarkan anak itu dengan kasihsayangnya.Beberapa saat kemudian aku berpamitan, dengan berat Dian melepaskanpelukanku, namun sebelum kami berpisah sekali lagi Dian memintaku untukmenemaninya.




















