Kalau kamu mau ikut, ayo. Bokep Jepang saya mencari wajahnya, tepatnya bibirnya yang sensual itu. saya lalu mempersiapkan diriku terlebih dahulu. Kulumanku kini ku arahkan ke bukit di dadanya yang masih terbungkus kaos biru. Kaki & betisnya yang putih mulus menjadi santapanku kini. saya lalu berdiri beranjak. Bahkan mungkin saya akan memberinya kenikmatan malam ini.“Aku khan bukan Vampire yang bakal menghisap darah kamu” Ujarku bercanda.“Aku manusia biasa yang nggak makan orang. saya lalu mempersiapkan diriku terlebih dahulu. Sambil menunggu pesanan, kami lalu melanjutkan obrolan kami. Kali ini saya langsung menyerbu kearahnya.Aku pegang tangannya lalu saya tarik dia. Ntar aja. Ia berusaha sedikit melawan & berusaha menyembunyikan wajahnya.“Saya harus kasih bukti bahwa saya pria sejati ke kamu” Kataku sambil mendorong hingga Vega kini terbaring terlentang di kasur. saya harus lakukan sesuatu agar lebih meyakinkan wanita ini, pikirku.“OK deh,




















