Dan setelah hidungnya mengendus-ngendus, kembali tangannya menelusup. Bokep Tobrut Yang jelas aku makin tak perduli. Mungkin mereka sibuk dengan proyek ‘mengatasi kebocoran’ atau memang telah terkurung di kamar masing-masing, menikmati dinginnya musim penghujan di penghujung bulan januari. tangan nenek membuka ikatan kemben yang di kenakannya. Ha ha ha [“Ya.. Ini benar-benar gawat dan bencana bagiku. Bukankah aku masih kecil? Di perlakukan demikian, aku menggelinjang kegelian karena, jangankan puting susuku yang di raba, tangan, kaki, perut atau bahkan rambut di kepalaku, akan terasa sangat geli jika tersentuh orang lain. Dan parahnya lagi, oksigen yang kuhisap pun seperti bercampur bara, terasa panas dan menyesakkan. Perlahan namun pasti, sang waktu pun berpihak kepadaku. Tiba-tiba aku seperti di ingatkan, kenapa tak kucoba cara ini buat mengatasi ‘ngaceng’ yang kebablasan ini? Atau,
“Wah.. Temaram lampu teplok yang menempel di dinding dekat meja belajar




















