Aku hanya bisa pasrah.“Mmhhhh…. Bokep Barat Bisa dikatakan, penghasilanku hanya pas-pasan untuk menghidupi diriku dan anakku. tok… suara ketukanku di kamar kerja Pak Tommy.“Masuk” aku dengar suara Pak Tommy berseru dari dalam ruangan.Aku pun membuka pintu. Tanganku berpegangan pada meja agar menopang badanku. Atau kita selesaikan saja secara hukum??” ancam Pak Tommy.Aku semakin panik dengan ancaman itu…“Ssaya mohon jangan pak. Dengan perasaan tidak karuan, aku memberanikan diri untuk menuju ruang Pak Tommy. Aku kehabisan kata-kata.“Nggak, nggak mau” jawabku sambil menangis.“Kamu bisa apa….? Apalagi yang wanita janda kaya kamu, pasti banyak peminatnya.”Tanpa ku sadar, Pak Tommy telah berdiri di sampingku, dan tanpa basa-basi, ia pun menarik tanganku hingga aku berdiri.




















