Kali ini gerakan kepalanya memang cepat. Bokep Japan “Ke mana Mas..”, tanya Sari ketika aku menghidupkan lampu sein ke kanan mau masuk ke Hotel GE.”Kita cari tempat santai..”, jawabku.”Jangan ah. “Iya”, jawabku. “Mau minum susu..?”, tawarnya. Tapi, peristiwa ini harusnya tak seorangpun boleh tahu. Segera kurebahkan jok Sari sampai rata, kuserbu bibirnya. Kutarik kepala Sari begitu ia membungkuk akan merapikan celanaku. Tanganku kembali meremasi bukit kecil kenyal itu sambil secara bertahap mencopoti kancing kemejanya. “Hampir Cihampelas”, jawabku. “Hee.., stop.., stop Mas..”, serunya. “Iya”, jawabku. Walaupun jam kerja resmiku sampai pukul 17, tapi aku jarang bisa pulang tepat waktu. Kuminta Sari melepas kulumannya, banyak orang lalu-lalang. “Lho.., kita ‘kan cari tempat..”, aku menginjak rem berhenti.




















