Sehabis makan, aku segera pergi ke ruang tv menemui Nadia yang sedang asik mencari siaran film-film box office yang biasa diputar di tv saat larut malam.“Duduk sini,…deket gue” suara Nadia terdengar saat kakiku mulai menginjak ruang tv.Sambil memegang sekaleng minuman dingin, perlahan kutempatkan tubuhku tepat disampingnya. Bokep Dan mulai pagi itu kehidupan kami mulai berubah seperti pengantin baru pada umumnya.Sehabis jam kantor, ku arahkan mobilku langsung pulang. Meniti karir sebagai eksekutif muda yang merupakan impian banyak orang sekarang ini. Kedua orangtuaku sangat ingin cepat-cepat memiliki cucu dariku. Tubuh Nadia sangat hangat, kubiarkan tangannya menyusuri pinggangku lalu dipeluknya.“Da,….kalo mau minta tolong, atau mau ngomong sesuatu, kasih tahu aja…,,, aku siap bantu kok” ujarku untuk memecah suasana.“Kamu masih belum nerima kenyataan kalo kita udah nikah ya?” tanya Nadia pelan,“Dulu sih iya,,,, tapi sekarang udah nggak,…abis kamu baik, cantik




















