Setelah itu cepat-cepat aku pamit pulang. “Nikmat sekali, mbak.” aku menjawab.“Eh, tadi aku keluar di dlm, mbak, kalau Mbak Hesti hamil gimana?”“Ya tinggal kamu nikahin aja, Jar.” jawabnya enteng.Haduh, bukannya aku ngga mau. Bokep SMA Wanita itu menginginkan aku memainkan itilnya.“Iya, terus.. Sejak itu, kami jadi sering berhubungan. Creett…! Creett.. Jadi deh kaya magnet yg menarik mata aku sampai ke sini.”“Dasar loe!” nadanya gusar.“Jadi loe suka liat pantat gue? Aku merespon dgn meremas-remas buah dadanya. Hingga akhirnnya…Creett.. Aku sayang Mbak Hesti dan aku pun tahu dia jg demikian meski tak pernah diucapkannya.Setahun setelah aku lulus sekolah, Mbak Hesti mengajaku menikah dan aku menyggupinya. Mendingan sama kamu aja, brondong.




















