Kamu sendiri kenapa mau?”, jawabnya yang dilanjutkannya dengan pertanyaan. Bokep Tante “Tidak Tok, yang ini pasti kamu suka, percaya deh..”, katanya meyakinkan. “Terus yang mengantar Mbak ke bus di Balikpapan, suami yang ke berapa?”, tanyaku halus. Seiring dengan goyangan tubuhnya, Iswani mendesah-desah, “Ssh.. Pasti yang tertarik adalah golongan hantu-hantu, hehehe..”, gurauku merubah raut muka sedihnya menjadi kemarahan. Kupandangi meja disebelahku yang penuh dengan botol-botol aqua, beberapa makanan kecil, dan kantung-kantung plastik yang tak ada isinya. “Rugi!”, jawabku singkat dengan bergurau tanpa kupikir akibatnya. Terkejut oleh ucapannya yang panjang dan mengagetkan aku hanya mengucapkan “Terima kasih banyak, Mbak”.Kemudian Iswani meninggalkan penginapan sementara aku hanya dapat termenung. kamu nggak pernah bisa diajak serius”, keluhnya dengan muka masam.




















