kamu seperti gak asing buat aku.”Aku tersenyum getir, hatiku terasa teraduk-aduk oleh berbagai macam perasaan, “aku bukan siapa-siapa kok.”“Kamu dari tadi memperhatikan aku kan dari luar toko, gak tau kenapa perasaanku sangat sesak melihat kamu menatapku seperti ini,” dahi Sava mengkerut, menyiratkan berbagai macam pertanyaan.Aku menggeleng lalu melangkah mundur, menjauhi Sava yang masih memandangku dengan penuh tanya. Harum payudaranya semakin menyengat hidungku, puting yang kemerahan semakin mencuat.Aku menatapnya untuk memantapkan pergumulan kami, tapi aku hanya melihat mata Sava yang tertutup dengan bibir yang dia gigit sendiri. Bokep China Pose-pose yang sangat menawan saat dia melakukan pemotretan, ataupun liukan tubuhnya saat berlenggak lenggok di atas catwalk.Wajahnya selalu berseri-seri, selain karna harus menampakan wajah yang menarik, Sava berseri juga karna senang perolehan point smsnya selalu yang tertinggi dari minggu ke minggu.Ah apa sih yang enggak buat Sava, aku rela











