Saya langsung pulang saja…” Kilahku.“Hujannya deras, Mas. Bokep Jepang Atau kakak gitu?”“Punya adik satu, tapi kuliah di Inggris juga. Yang pager warna ijo. Harus mengurus KTP, ATM, belum lagi SIM dan STNK, selain memakan biaya, juga memakan tenaga dan waktu, bukan hanya perkara uang yang ada di dalam dompetnya saja.Tidak sampai 15 menit, aku sudah tiba di jalan yang tertera di KTP. Sinta tampak mengambil sesuatu dari lemari.“Nah, ini. Ga usah, ini aja cukup kok.”Sinta lalu duduk di samping sofa ku. “Ini ada handuk, bisa dipakai untuk mengeringkan badan, Mas. Lukisan pedesaan berukuran cukup besar tergantung di dinding tepat di hadapanku. Tanpa menunggu lama karena hujan yang semakin deras, ku tekan saja tombol bell yang ada di depan dan berharap ada orang di rumah.Bell ku tekan tiga kali, tidak juga ada jawaban.




















