Astaga, goyangnya!! Ku usap airmata tulus Anisa. Bokep Jilbab/Hijab Sial bagi kami, kabut dengan tiba-tiba turun, udara dingin dan lembab, hari mulai gelap, hujan turun rintik-rintik. Kami mendapatkan tempat ditepi jurang terjal dan ada goa kecilnya, serta ada sungai yang bening, tapi rimbun dan nyaman. Bajuku basah kuyup, demikian juga baju Anisa. Anisa hanya memakai selembar selayer yang dililitkan diseputar perut untuk menutupi kemaluannya. Anisa menciumi pipiku, bibirku, lalu membisikkan kata
” Aku suka kamu ” Aku juga membalasnya dengan kalimat mesra yang tak kalah indahnya. Pengalaman banget dia ? Kata pak Martin sebentar lagi sampai ke tujuan. Lalu aku menghindar. Hujan semakin lebat dan kabut tebal sekali, udara menyengat ketulang sumsum dinginnya.




















