“Hati-hati Lin!” Mei kembali berkata sebelum keluar ruangan Lindia. Bokep Mama Menangis kalah.“Luar biasa!” Ko Han tersenyum puas. Selanjutnya semua berlangsung cepat. Lindia melayani Basiran semalaman. Semoga salah. Pada ponsel di tangannya terlihat pesan BBM dari Ko Han tadi pagi beserta gambar dirinya bersama Ko Han pada waktu itu. Sayup-sayup Lindia mendengar ketiga orang itu tertawa sambil mengobrol. Pramono memberikan waktu kepada Doni dan Lindia untuk menyelesaikan kekurangan kerugian perusahaan selama satu bulan. Katanya kemarenIbu ketemu Ko Han, dan saya disarankan Ko Han untuk bisa minta bantuan pada Ibu sepertia pa yang Ibu udah berikan pada Ko Han.”Wajah Lindia berubah dari jijik, kemudian marah dan panik mendengar perkataan Pramono.




















