Kok kita pegang-pegangan sih..” Pipit setengah berbisik. Bokep Asia Kamu juga sih..”Setelah itu sambil sama-sama tersenyum aku nekad menarik kedua tangannya yang lembut itu hingga tubuhnya menempel di dadaku, dan akhirnya kami saling berpelukan tidak terlalu erat tadinya. Pipit.. Ahh.. Kami berpelukan, mulutku berbisik dekat telinga Pipit.“Kamu gila Pit.. Tapi Mas Wahyu ada acara nggak nanti berabe dong..” berkata Pipit memecah keheningan.Dengan berbunga-bunga aku tersenyum dan setuju karena memang tidak ada acara lagi aku dirumah.“Pit sini deh.. Luar biasa benar kamu Mas..” bisiknya..Sadar kami berada dirumah orang, kami segera mengenakan kembali pakaian kami, merapihkannya dan bersikap menenangkan walaupun keringat kami masih bercucuran. Ugi juga mau ke sana mau main banyak teman.




















