Tomo melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Bokep Mama Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Tomo..”Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Aku tidak bisa.Tomo pun membuka resleting celananya dan mengeluarkan ‘senjata’nya, kedua kaki wanita itu dipegang dengan tangan Tomo dan Tomo segera menancapkan ‘senjata’nya ke liang wanita yang sudah basah itu dengan sangat kasar.Wanita itu mengerang dengan keras. Celana dalamku juga akan dilepasnya.“Erriik!! Enam bulan pun berlalu. Aku takut dibenci. Aku memekik dan mulai menangis.“Eriik!! tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”
Tomo memeluk tubuhku yang kecil dengan erat.“Ya Tomo..aku adalah milikmu.




















