entah apa yg ada di benak mereka ketika melihat ku, pujian dan sapa an manis selalu mereka lontarkan kepadaku. sudah lama aku ikut sebagai pemandu karena itupun ajakan dari tetangga ku yg membutuhkan karyawan, hanya 2 kali dalam seminggu acara pasar malam di adakan, lumayan untuk membantu pendapatan. Bokep STW tak lama rian menggandeng tanganku dan membawaku ke dalam mobil yg dibawanya,sesampai di dalam tanpa basa basi lagi rian melumat bibir ku yg merah di lipstik, sambil meremas dadaku. ” seberapa mahalnya sech mbak” sambil mengeluarakan lembaran merah. rian pun menyelipkan ku lebih 3 lembar uang merah tepatdi belahan dadaku yg besar. ” rian tunggu dulu, kaca kamu keliatan orang nggk “ucapku. ” dek pindah ke kursi belakang saja dek disini sempit ” pintaku sambil menghela nafas. ” waah nantangin nih, klo masuk aku minta cium ya”jawabnya.




















