Romantis sekali tempat kami itu. Tanganku mulai merogoh ‘Ms. Bokeb Dalam hari-hari yang kami lalui kami hanya makan mi instant dan makanan kaleng. Kujelaskan semuanya, walau kita beda usia yang cukup mencolok, tapi aku mau menikah dengannya. Sial bagi kami, kabut dengan tiba-tiba turun, udara dingin dan lembab, hari mulai gelap, hujan turun rintik-rintik. Kami tak peduli lagi dengan dinginnya malam, gatalnya semak-semak. ” Jangan dikeluarin lho ?!” pintanya lagi. Veggy’nya. Kata pak Martin sebentar lagi sampai ke tujuan. ” Tidak apa-apa Rangga, kita dalam suasana seperti ini saling membutuhkan, dengan begini kita saling bernafsu, dengan nafsu itu membangkitkan panas dalam darah kita, dan bisa mengurangi rasa dingin yang menyengat.




















