“apa lagi yg masih perawan?” tanyaku menggodanya
“ya semuanya lah…” jawab Susi sambil menarik bibirku. Kali ini tdk terlalu lama, segera kupindahkan sasaranku ke bagian lehernya, seperti instruksi di film itu. Bokeb Tentu saja itu adalah sebuah kesalahan yg sangat besar. “rebahan deh…..” ujarku
Saat Susi berbaring di tempat tidur, kutempatkan tubuhku tepat diatasnya dan mulai menciumnya lagi. Sepanjang malam tdk ada satupun dari kami yg memutuskan untuk membuka pembicaraan terlebih dahulu. Waktu terasa begitu lambat berjalan, setelah semua pekerjaanku di kantor selesai kuputuskan untuk pulang dan beristirahat. Setelah mandi ku nyalakan televisi, tdk lama setelah itu terdengar bunyi bel dari pintu depan, ternyata kedua orang tua kami datang berkunjung. Bilang aja nggak usah malu” Ujarku
“beneran nih , gak apa-apa?..”tanya Susi
“iya…beneran..,,trus apa?”
“boleh minta cium nggak?” pinta Susi
“ooh..” langsung kudaratkan bibirku ke pipinya.




















