Dia tidak bertanya apa-apa lagi.***Kira-kira empat hari setelah persetubuhan pertamaku, kulihat bibi sudah mulai cemberut lagi. Sepertinya dia ngelindur.Puas menumpahkan spermaku di dalam memeknya, cepat-cepat aku kembali ke kamar setelah terlebih dahulu merapikan daster bibi dan menyeka cairanku yang berceceran di selangkangannya.***Paginya, saat ketemu di meja makan untuk sarapan, kulihat wajah bibi ceria sekali. Vidio Sex Malah kalau ada yang merkosa, bibi nggak bakal tahu, hehehe… katanya.Aku mengangguk. Dan beruntungnya, bersama bidadari yang siap kunikmati tubuh indahnya.Sambil menata bantal dan kasur tipis, bibi bertanya. dia tertawa, tampak nakal sekali.Aku yang awalnya kaget dengan tingkahnya, dengan cepat mengangguk mengiyakan. Gak apa-apa, tenang saja. Rambut hitam keriting tumbuh rimbun disana.Sungguh, jantungku berdegup sangat kencang saat itu. Pejuhku muncrat membasahi celanaku.Bibi memandangi celanaku yang bernoda hitam. Coba kalau kamu bisa bantu, bukannya tersinggung, paman malah santai menanggapi omonganku.




















