Matanya berkaca-kaca. Sepintas kulihat lengan Robby menyentuh buah dada Wulan. Bokep Cina Aku sempat kaget karena belum tentu anak yang dikandungnya itu adalah anakku. Tangisnya sudah agak mereda, tapi aku masih dapat mendengar isak tangisnya yang tidak sekeras tadi. Yang dia lakukan hanya menangis terisak-isak.Doni melepaskan telapak tangannya dari mulut Wulan karena dia merasa Wulan tidak akan berteriak lagi. Untuk beberapa menit lamanya Wulan meronta, sampai akhirnya dia diam pasrah. Tapi kali ini dia malah membalikkan tubuh Wulan hingga tengkurap. Sungguh, saat itu aku tidak tahu apa sebenarnya yang hendak Robby lakukan terhadap Wulan. Doni mengambil inisiatif. Wulan dengan tertatih-tatih mengambil celana dalam, jeans, lalu mengenakannya. Pengakuannya ini membuat hatiku pedih tak terkira.




















