Ia pun memperlihatkan jam tangannya kehadapan bapak itu agar dapat melihat sendiri pukul berapa sekarang. Bokep Family Kebetulan tuh, sebentar lagi kesini.”Fella dan Nina mengiyakan tawaran itu karena memang penasaran seperti apa muka pacar si Wiwin.Beberapa saat kemudian, kembali terdengar bunyi bel. Kejadian barusan membuat hasrat belanjanya hilang.Setibanya mereka di rumah Wiwin, merekapun mandi membersihkan tubuh masing-masing dari sisa-sisa persetubuhan yang baru saja dialami. Tangan-tangan yang menjamahnya seolah semakin menggila dengan keadaan tersebut.“Mmm…!”, terdengar suara teriakan tertahan Fella. Space untuk berdiri pun kian sempit, sehingga Fella dan Nina hampir dikelilingi oleh gerombolan pria yang bau naik tadi.“Yah, sial, berdiri lagi deh.” Ujar Fella yang diamini oleh Nina.“Liat deh, penumpangnya laki semua tapi nggak ada yang gentleman, ngasih tempat duduk kek buat makhluk-makhluk cantik, ha2.” Canda Nina yang disambut tawa renyah Fella.Sesaat setelah itu, terdengar suara seseorang dibelakang




















