Saya lalu mengajak Kiko ke otomat untuk beli kopi instan. Bokep Tobrut Ternyata saya flu perut. Tetapi tampaknya Kiko cukup cuek. Mereka tertawa dan terus ngeloyor pergi. Terus terang ini saat pertama kali saya masuk underground ‘Kurapu’. Dia tengah dikelilingi 3 CBL (cowok bertampang loser) yang berjoged. Saya tersenyum saja sambil mengatakan kalau saya orang RI. Wah, semoga belum pergi. Itu cukong loser! Dia tengah dikelilingi 3 CBL (cowok bertampang loser) yang berjoged. Sesampainya di bar, langsung saja saya minta yang paling istimewa. Saya terus menanyakan barnya, bagi saya uang 400 ribu rupiah termasuk banyak untuk happy semalaman. Bagi para feminist, saya akui malam itu saya amat tidak gentleman.




















