Apa katanya nanti? Pletak, pletok, sepatunya berbunyi memecah sunyi. Bokep Twitter Ya sekarang..!” pintanya penuh manja.Tetapi mendadak bunyi telepon di ruang depan berdering. Ia tdk melanjutkan kalimatnya.Aq tersenyum. Matanya dikerlingkan, bersamaan masuknya mobil lain di belakang angkot. Lagi pula percuma, tadi saja di angkot aq kalah lawan kancing. Aq kegelian menikmati tangannya yg menari di atas kulit punggung. Duduk di tepi dipan. Garis setrikaannya masih terlihat. Aq kegelian menikmati tangannya yg menari di atas kulit punggung. Duduk di tepi dipan. Apakah suaraku mengganggu ketenangan mereka?“Pelan-pelan suaranya kan bisa Dek,” sang supir menggerutu sambil memberikan kembalian.Aq membalik arah lalu berjalan cepat, penuh semangat. Tetapi aq masih betah di dalam angkot ini. Aq tahu di mana ruangannya.




















