Dalam perjalanan keluar jakarta menuju Bekasi sicewek menyapaku:
“Mau kemana koh?”. Lalu Wati menyimpan uang itu kedompetnya dan memberikan kartu nama kantornya padaku sambil pesan:
“Koh, ini nomor telpon kantorku, kalau koko ke Jkt lagi sendirian nanti kalau malam Wati mau menemaninya. Bokep Rusia “Yang bener koh, mas suka ASI?” tanya Wati. “Saya percaya kalau Wati bersungguh-sungguh tidak berbohong, jadi saya ikut terharu juga” sahuntuku. Benar-benar luar biasa hingga maniku tak dpt kutahan terlalu lama yang akhirnya nyemprot kedlam lubang kemaluannya Wati. Padahal saatnya melahirkan sudah tiba juga suami tak ada kabar, akhirnya segala perhiasan yang ia punya dijual untuk biaya kelahiran putrinya dan membiayainya sampai putrinya berusia 6 bulan. Saat itu travel sampai di Bekasi dan menjemput 2 penumpang terakhir, ternyata kedua suami istri itubatal berangkat sebab istrinya mendadak sakit muntah-muntah.




















