“Maafin mama, Pah,”Tengah malam, Reyna berdiri dibalik jendela, menatap gulita dengan gundah. “Aku tidak tau pasti, Anita wanita yang cantik, tapi dia bukan wanita yang kuidamkan,” beber lelaki itu setelah menghembuskan asap pekat dari bibirnya. Vidio Porno “Bisa dikatakan seperti itu, hehehe.. Kenapa kamu bisa sepasrah ini?.. Tubuhnya terhentaktak beraturan, Rivan menyetubuhinya dengan sangat kasar. Kesadaran Reyna mengambil alih seketika, dirinya semakin shock melihat nama yang tertera dilayar HP, ‘Mas Anggara’.“Hallo mas, halloo,,” sambut Reyna diantara usahanya mengkondisikan jantung yang berdegup kencang.“Mas sedang dimana, kenapa belum pulang?” ucap Reyna kalut dengan rasa takut dan bersalah yang begitu besar, seolah suaminya kini berdiri tepat didepannya.“Mas masih dirumah sakit, mungkin tidak bisa pulang malam ini,” jawab suara besar diujung telpon.“Iya..




















