“Nirahai….!” Han Han maju hendak merangkul. Dia hanyalah suami sang puteri yang bagaimanapun juga tidak mungkin dapat menjadi pahlawan bangsa itu, dan dia hanya akan “membonceng” kemuliaan isterinya! Bokeb Aku cinta kepadamu, demi Tuhan aku cinta padamu, tapi….”
“Tapi engkau lebih cinta kepada bangsamu?” Han Han berseru penasaran dan hatinya berduka sekali. Aku ingin kita berdua hidup merantau, bebas lepas tidak terikat urusan duniawi, seperti sepasang burung dara di angkasa…. Han-han pasrah saja tidak lagi mengambil inisiatif apa-apa.Sekitar 5 menit kemudian dimiringkan badannya menghadap Han-han. “Ahhhhh … !”
Rupanya gadis itu mendambakan gerakan-gerakan cepat mengagetkan. Nirahai hanya tersenyum kecil melihat si buta tampan di depan turun naik buah jakunnya saat ia merapatkan pangkal paha putih mulus tanpa cacat itu.




















