Perasaan curiga ku pun timbul, sifat ibunya Rianti sepertinya tidak senang denganku, padahal tadi pagi Rianti berkata akan menemaniku nonton. Bokep Tante Dini terlihat meronta-ronta untuk menolak ciumanku, namun badannya terikat kuat, ia tidak mampu berbuat apa-apa. Tapi setidaknya kami lebih aman, ayah Rianti sedang berdinas keluar kota, jadi di rumah ini hanya tinggal perempuan saja.Ada tiga kamar di sini, kami yang menggunakan penutup wajah yang seperti biasanya dipakai oleh perampok lainnya mencoba memasuki kamar pertama yang lebih besar dibanding kamar lainnya. “Dreeekkk…” suara pintu yang terasa agak keras, seperti sudah jarang dibuka. “Hoaakkkzsz…” gadis itu hampir muntah terkena bogem mentahku. Tapi sangat sulit sekali, aku masih memikirkan kenangan kami, sia-sia sudah perjuanganku selama dua tahun.




















