Kulirik bayangan di kaca lemari. Setengah jam kemudian kuketuk pintu kamarnya. Bokep Asia Aku tidak biasa..”. Mas ss.. Aku memulai percakapan. Akhh. “Ahh Mas Anto ini ada-ada saja”. Dia mengganjal kepalanya dengan bantal dan memperhatikanku. Aku menikmati ekspresinya saat Della menunggu mencapai orgasmenya. “Di Jakarta tinggal di mana?” tanyaku lagi. Mulutnya setengah terbuka sambil mendesis-desis. Aku menduga-duga ini ada kaitannya dengan tujuan kepergiannya. Kutekan pantatku perlahan namun penuh tenaga. Tangan Della membelai rambutku sambil sesekali mendorongnya ke payudaranya. Saya akan temani. Aku setengah terkejut dan kesadaranku masih belum pulih ketika roda pesawat sudah menyentuh landasan. Ia melengos mukanya memerah, mungkin tersinggung dengan ucapanku tadi. Saya Della,” katanya sambil mengulurkan tangan. Tangan Della membelai rambutku sambil sesekali mendorongnya ke payudaranya. Lima puluh menit kemudian pesawat sudah tiba di Cengkareng.Karena tidak bawa bagasi, aku bergegas keluar.




















