“Kenapa?” tanya Anisa
” Maaf Nisa? Hingga hari gelap kami tersasar dan belum bertemu dengan rombongan di depan. Bokep Tante Aku terus memeluk dia, Pak Supir tak ku ijinkan menoleh kami kebelakang, dia setuju saja. Kami memadu janji, bahwa suatu saat nanti kami akan kembali ke tempat itu. Dia minta agar aku meremas-remas payudaranya, lalu memainkan lubang ‘Ms. Kami bergumul dan bergumul lagi. Kami sepakat untuk menjodohkan anak kami kelak, jika Tuhan mengijinkannya.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, “Aku rindu kamu Rangga kekasihku, aku sayang kamu, sekian tahun aku kehilangan kamu, andai saja laki-laki disampingku dipelaminan itu adalah kamu, alangkah bahagianya aku ” Kata Anisa lirih dan pelan sambil memelukku. Kami memadu janji, bahwa suatu saat nanti kami akan kembali ke tempat itu.





















