Apa yang ingin mereka lakukan? Bokep Tobrut Tidak tampak rasa takut dalam dirinya. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Dia benar-benat ulet. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Beberapa di antara mereka malah lebih menakutkan daripada hantu-hantu yang bergentayangan di rumah-rumah tua. “Terima kasih banyak, Pak. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Tapi tidak semua orang di jalan raya itu lucu. Anak laki-laki itu juga ikutan merokok. Aku tidak mempermasalahkan orang-orang yang sering berjalan dengan lagak, atau orang yang kadang singgah mengencingiku, atau ketika aku jadi bahan lelucon karena sebuah mobil milik pejabat menabrakku. Dua jam berlalu, baru satu pengendara yang berhasil membeli kantong plastiknya. Sehabis menikmati dunia, anak-anak itu berpencar lagi, termasuk anak laki-laki yang kembali ke dekat tiang lampu merah.




















