Bram juga bukan suami brengsek. Itu juga salah satu alasan Bram ragu-ragu meminta Tia mengikuti kemauannya. Bokep SMA Sebelum Tia sempat bicara, Bram berdiri, lalu dengan gencar memaksa kepala Tia bergerak maju-mundur menyervis anunya. Seperti itulah saran Citra untuk Tia.“If you can’t beat ‘em, join ‘em.” Citra kenal benar dengan Bram. Kebetulan warna kulit Tia coklat muda. Engg… Hahh, iya, iya Mas, ah… ah…”“Ini baru di dalam rumah. Dia cuma bisa menjawab pelan-pelan.“Bukan… bukan gitu… tapi kamu… Aku… nggak…”Tia tambah sewot. Di cermin terlihat pantulan muka Tia yang cemberut.“Oo,” gumam Citra tanpa ekspresi, “Beginian. Bukan putih atau kuning atau sawo matang, tapi warna di antaranya. Itu kan alasannya kamu masih terus aja jajan di luar biarpun kamu udah punya aku kan?”Bram mau menjawab, sekaligus merasa agak nyeri di bijinya yang ada di cengkeraman Tia.




















