Jeanne agak terpekik saat ujung kemaluanku menyentuh dinding cervix-nya. Bokeb Aku segera berjalan menuju tempat tidur Jeanne dan duduk di pinggir tempat tidurnya. Kurasakan tubuhku merinding sekujur tubuh (bukan karena dinginnya AC, karena tubuhku terasa hangat). Ada kebahagiaan yang kurasakan di hatiku saat itu. Kujilat dengan lembut dan sesekali kugeser-geser dengan lidahku tonjolan kecil yang ada di belahan gerbang kewanitaan Jeanne. Rasa geli yang mengenakkan kembali menyergap otakku. Setelah beberapa saat, kujilati juga lubang pembuangan milik Jeanne. Kami berdua sama-sama diam dalam posisi berciuman.Kurasakan aliran listrik statis mulai merayapi sekujur tubuhku. Dari diriku pun ada semacam energi yang menjalar dari tulang ekorku, naik ke tulang belakangku dan menyebar ke seluruh tubuhku.




















