Kakinya yang mengenakan sepatu hak tinggi membuat ia semakin menarik. Ketika kutanya apakah namanya hanyalah nama profesi atau nama sebenarnya, ia mengeluarkan KTP-nya dan menyerahkannya padaku. Bokeb Kakinya yang mengenakan sepatu hak tinggi membuat ia semakin menarik. Cuaca semakin panas.“Panas, San. Dia semakin agresif menyedot bibirku. Sekilas kulihat tanggal lahirnya, berarti ia sekarang dua puluh delapan, sementara aku waktu itu masih dua puluh tiga. Ennggh..” katanya. Ini juga mau pulang, istirahat di rumah,” kataku. Ia tersenyum dan mengajakku membersihkan badan.Selesai membersihkan badan, kami masih sempat ngobrol-ngobrol sebentar hal-hal mengenai dirinya. Kesan yang timbul padaku, bahwa ia pun menyukaiku lebih dari sekedar PSK dan pelanggannya.Beberapa hari kemudian, pada suatu siang aku lewat Tanah Abang lagi.




















