Lima menit aku terbengong-bengong sendiri. Bokeb Sebenarnya tidak ada apapun yang mengganggu pikiranku. Sudah capek aku menasehatimu, tapi kelakuannmu tidak juga berubah.”
“Okay Fel, Thanks and sorry for every trouble you got,” kataku sambil bediri, bersiap untuk pulang.Ketika melewatinya ia menangkap tanganku. kamu pernah menjadi seseorang yang sangat berarti bagiku,” ia terdiam sebentar. Benar-benar butuh refresment hari itu. “Bilang aku sedang keluar kantor,” balasku di interkom, “Kamu ke sini sekarang, jangan lupa kunci pintu kalau masuk.”
“Ah, Bapak.”Indri sekretaris terbaik yang kumiliki. Pernah dengan setianya menemaniku beberapa tahun. “Aku sekarang ada di Lobby bawah, gimana kalau kita makan siang?”
“Sorry Fell, kemaren ada trouble di server di Singapore,” Aku menghela napas, “Ok 10 menit lagi aku ada di Lobby bawah.”Senang? Ini yang kusukai dari cewek-cewek itu.




















