Sesaat nafasku tertahan kemudian batinku terdiam. Lalu kutelan dan entah mengapa malah membuatku tambah terangsang. Bokep Mama Aku berusaha menyembunyikan perasaan ini.“Rina.. Mataku terpejam dan kugigit lembut bibir bawahku.“Oouuhh..” dengan pelan desahan itu keluar dari mulutku.Semakin kukeluarkan suara dari mulut maka semakin mereka menjadi. Aku pun tak mau kalah, kebetulan Anto saat itu diam dan kupeluk ia dari belakang.“Rin, itu kamu empuk ya,” sahut Anto sambil menggoyangkan punggungnya yang tertempel dadaku sehingga bergesekan.Kurasakan nyilu dan nikmat di putingku, dan membuatku terdiam sesaat. “Kayak gitu nggak enak, yang enak kayak ini,” perlahan Rian menarikku dan perlahan kulepaskan Anto.Rian memelukku, tangannya kurasakan menyentuh dadaku dan mengusap-usapnya lalu meremas-remas.Sesaat kuterdiam menahan nafas dan agak terkaget dengan sentuhan Rian.




















