Adegan pertama ciuman, dia duduk diatas tempat tidur dan aku duduk di pangkuannya. Bokeb pembicaraan terhenti karena mulut masing2 sibuk mengunyah makanan yang dihidangkan. “Ayo bang cepat, Sintia sudah tidak tahan lagi” pintaku dengan bernafsu. Srroott..” maninya muncrat.Aku menelungkup diatasnya, bibirku dipagutnya sambil memelukku erat sekali. “Mmhh…enak bang, terus..terus.. “Ayo bang cepat, Sintia sudah tidak tahan lagi” pintaku dengan bernafsu. “mau Sintia gituin nggak?” tanyaku. “udah makan dulu sana….keburu dingin,” kataku lagi. “sama, aku juga, kita berangkat bareng mau nggak?” “Siap komandan,” jawabku sambil tertawa, lumayan gunung es mulai merespons signalku. “nontonnya di kamar aja, supaya kalau capek bisa langsung tidur”. “Blon”, jawabnya singkat, tanpa memandang wajahku yang berdiri disamping meja kerjanya.




















