Aku tidak berpikir macam-macam, jadi aku menyetujuinya saja, tapi aku sempat nanya ke Pak NS kenapa aku harus bikin baju seragam? Ada yang aneh di dalam……, Aku di dalam ruangannya cuma berdua dengannya, mana tukang ukur bajunya, batinku? Film Porno Pak NS mendekatiku dan mulai mengukur, aku hanya diam saja. Tapi di luar dugaan ku ia berkata, “Sas tolong buka baju kamu!”. “Berapa ukuran Payudaramu Sas?”, tanyanya sambil mengelus lembut payudaraku. Dia mendekatiku, membuka lebar-lebar pahaku sehingga dia dapat melihat lubang vaginaku yang masih murni dan berwarna kemerahan. Tapi setelah aku dan Pak NS semakin akrab dalam arti pembimbing dan yang dibimbing dalam PKL ini.




















