Aku terheran-heran mendengarnya, karena sudah sedemikian jauhnya pengetahuan dia tentang berhubungan sex dan menjaga diri dari kehamilan. Sejenak kami berbasa-basi bicara, kemudian aku cepat bergegas kuliah. Bokep Mom ya.. Berapa saat kemudian kuganti posisi, aku berbaring terlentang dan Yanti menindih tubuhku. Kuhisap lembut puting susunya, Yanti semakin menekan kepalaku ke dadanya. Beberapa saat mama Dian menemani kami ngobrol. Dia berusaha melepaskan peganganku, namun sia-sia tanganku kuat mencekal, sehingga tak kuasa dia melepaskan tangannya dari genggamanku. Bau memeknya, semakin membangkitkan gairahku, dan akhirnya akupun tak tahan.. Hangat tengannya dalam genggamanku, dan sambil menunggu Yanti selesai berganti pakaian dia menemaniku ngobrol. Tiba-tiba aku teringat bahwa Yanti belum kusuguhi minum, cepat-cepat aku permisi ke dapur untuk membuat minuman buatnya. Kami ngobrol sambil bercanda, dan nampak terlihat bahwa mama Dian benar-benar seorang Ibu yang sayang pada putri tunggalnya itu.




















