Pandanganku tertuju pada bagian bawah perutnya yang ditumbuhi bulu yang lumayan banyak. Aku hanya mengangguk. Bokep Barat “Iya, papa mama ke jakarta, kebetulan bi Inah juga mudik” jawabku sambil duduk. “enak ndre??” Tanya wanita itu dengan suara parau. akhirnya…ooooohhhhh “cret… cret… crettt… crettt…” burungku menyemburkan cairan banyak sekali diiringi dengan kenikmatan tiada tara. “Di rumah juga sepi, pak Bambang baru pulang dua hari lagi. Kemudian ia mengajakku ke dalam kamar. Lengkap dengan alamat dan nomor teleponya. Aku sepertinya mengompol tapi yang kukeluarkan bukanlah air kencing seperti biasanya, tapi sesuatu yang lengket dan berbau aneh. Setelah menghabiskan makanku aku segera menuju ruang tengah dan menyalakan TV. Tak lama kemudian wanita itu muncul membawa segelas the hangat. “eeee… burungmu berdiri ya???” Tanya wanita itu sambil mencubit hidungku. “Iya ndre gitu… sssttsss… ayo dre… ohhh” mulut bu Bambang semakin meracau.




















