Karena sebagai seorang maniak seks, dia menyukai setiap detail dari tubuh wanita.Suatu ketika dia sedang bercumbu dengan seorang wanita, wanita itu dibawanya duduk di kursi periksa di ruang praktek temannya, seorang dokter gigi yang terletak di klinik ortodontis miliknya. Bokeb Dan ketika Dr.Jarwo sampai pada jari terakhir di kaki wanita itu, dia tiba-tiba berhenti dan menarik mundur wajahnya dengan keheranan. Pinggangnya terangkat mengejang di atas kursi lalu rebah lunglai kembali. Namun tetap saja dia merasa bersalah. Kemudian wanita itu membiarkan dia menarik jarinya keluar sambil berkata, “Jari kamu rasanya asin.” Selanjutnya Dr.Jarwo Suratmo hanya memerlukan waktu sedetik untuk menutup dan mengunci pintu ruang praktek itu.Kini Wanita itu duduk di atas kursi periksa sambil merentangkan kedua kakinya lebar-lebar. Orang tidak akan pernah tahu pemahaman ataukah pengalaman spiritual apa yang akan ditemukan pada kesempatan berikutnya.




















