“Hhh..!!”
“Tidak apa-apa..kalau Erik..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Erik mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku. Bokep Jilbab/Hijab Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat membuatku special. Ballroom hotel itu sangat indah, Erik mempersiapkannya secara spesial. Tapi, dia juga bersikap disiplin. Dan semalaman dia tidur sambil memelukku dengan hangat. Benar saja, aku melihat Erik berbenah memberesi bajunya dan bergerak menuju pintu. “Ahh..”
Aku mulai menikmati getaran aneh pada diriku. Ayo, aku temani kamu sampai kamu tertidur. Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. Tidak lamapun, aku merasa kalau aku telah menemukan rumah baru bagiku. Dia pun menahan tanganku yang terikat dan mendekatkan bibirnya ke bibirku. Marah yaa? “Ya Erik..aku adalah milikmu. Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Aku tidak mau bergerak juga, seolah-olah aku sengaja ingin ditemukan oleh Erik.




















