Setelah, mematikan semua komputer dan lampu, segera ku kunci semua ruangan. Mbak Titis menjilati penisku sampai bersih. Bokep Mom Kagetku berangsur pulih, aku mengangguk sambil berusaha menenangkan diri. Tidak jelas apa yang diucapkan. Bajunya merah berkerah agak rendah dan memakai kulot. Kuciumi lagi kaki kiri dan kanan berganti sementara tanganku mengusap lembut betisnya. Aku bengong sesaat, tapi segera menganggukkan kepalaku. Tinggi kira-kira 170cm, berat 50kg. Tapi ditepisnya tanganku. Ibu Titis tersenyum. Lalu kupandangi wajah Mbak Titis, titik2 keringat bermunculan di keningnya. Setelah beliau berdua pergi, aku masuk lagi ke ruang operator untuk ngecek properti.




















