Kini Sersan Aryanti pun pingsan didalam pelukan Frans sang narapina pemerkosa, dengan senyum puas Frans memeluk tubuh Aryanti sambil mengusap-usap rambut Aryanti, tak disangka ilmu hipnotis milikinya yang telah menelan banyak korban ternyata masih berfungsi. Bokep Tante “Iya…dik…tolonglah pijitkan punggungku yang pegal ini…., rasanya mau patah”, ujar Frans dengan memelas.Untuk beberapa saat lamanya Aryanti terdiam dan berpikir, akhirnya dengan pertimbangan kemanusiaan, Aryanti menyanggupinya apalagi diluar hujan semakin deras, daripada harus basah-basahan melintasi blok-blok tahanan lebih baik menunggu disini pikirnya. Selimut senja dan mendung telah menutupi awan, suasana rutanpun menjadi remang-remang adanya, hujanpun turun deras seiring dengan langkah Aryanti melewati lorong-lorong sunyi di dalam kompleks tersebut.Dengan langkah yang mantap Aryanti berjalan melewati sel-sel kosong dan gelap yang sudah tidak terpakai lagi, goyang tubuhnya pun menggairahkan apalagi dia memakai seragam dinas harian polisinya yang agak ketat, roknyapun seperti kekecilan




















