“Sebentar ya”…..”Hallo Coki ya” terdengar suara DN yg agak besar dan berat. untuk liat2 tapak2 kaki para bintang Hollywood di sekitar bioskop Mann-Chinese. Bokep Mama Elisa dan saya duduk sambil berpegangan tangan, dan kepala kita satu dengan lainnya saling berdekatan, dan filmpun dimulai. “Yah gimana dong kamu pikir aja Cok, saya nggak bikin affair sama siapa-siapa dia nuduh melulu, kan kesel and I am really fed up with him”. “Cok, sini dong kok berdiri ngejauh gitu” kata DN sambil berdiri dan menarik tanganku. “Uuuhhhhh, ah, ah, ooooohhhhh” teriakku bersamaan dengan jeritan Ita yang melengking tinggi, “aaaiiiiiichhhhhhm, oh, oh , oh , oh…..”Hari itu di pagi buta kita bertiga terkulai lemas di apartmentku.




















