bisiknya.Sekarang jarak kami sudah tinggal sejengkal. Aku sekolah seharian, masuk pagi pulang sore. Film Porno Paman pun berangkat sambil diantar bibi sampai gang depan.***Hari itu dan beberapa hari berikutnya, aku sibuk sekali, hingga lupa akan janji kepada paman. bisiknya.Sekarang jarak kami sudah tinggal sejengkal. Bibi tidak memakai celana dalam. Malah kalau ada yang merkosa, bibi nggak bakal tahu, hehehe… katanya.Aku mengangguk. Tangannya masih tetap asyik mempermainkan burungku yang sekarang sudah semakin keras dan menegang.Aku gosok pake sabun, temanku bilang gitu. Begitu juga dengan kedua orang tuaku, mereka malah kelihatan jauh lebih bahagia dibanding aku.Lama-kelamaan, hubunganku dengan bibiku makin terjalin erat. jawabku malu-malu.Masa sih? Nafasnya teratur dan pendek-pendek. Gak baik lihat ginian, jadi tegang deh burung kamu. Saat itu, kami sudah berbaring bersisian di depan TV. Makanya, paman suka kasian sama bibi kamu.




















