Itulah awal segalanya. Bokep Indo Live Dia hanya mengenakan celana pendek dan kaos menyambutku dengan celotehannya yang ramai. Dia pun sedikit malu setelah mengetahui bahwa aku sudah 2 tahun lebih tua. Hari itu hari valentine, di mana biasanya insan memadu cinta, menyingkirkan duka dan dendam. Aku pulang dengan membawa janji dan harapan kecil.Hari pertama tahun 2001, dingin dan sepi. Tiba-tiba dia diam saja, sambil menatap mataku dia bertanya,
“Na, begini bener tidak?” Hanya ketawa dan ketawa yang mengiringi percintaan kami saat itu.Hubungan kami sangat cepat berkembang. Hanya bermodal undangan di email yang kuterima 2 hari sebelumnya aku datang dan ikut bergabung. Dengan perasaan heran aku melangkah ke depan dan melihat Arry berdiri d idepan rumah seorang diri. Dengan perasaan heran aku melangkah ke depan dan melihat Arry berdiri d idepan rumah seorang diri.




















