“Kerja apa, Nyonya..?” tanyaku langsung semangat. Bokep Cina Dan membiarkannya tergeletak di lantai.Mataku seketika jadi nanar dan berkunang-kunang. Sungguh aku tidak menyangka sama sekali Ternyata ijasah yang kubawa dan kampung hanya bisa dipakai untuk jadi pembantu. Dari kaca spion aku melihat tidak ada gurat kekecewaan di wajah Nyonya Wulandari. Di sana aku dilatih dengan berbagai macam alat agar tubuhku tetap segar, kekar dan berotot. Entah bagaimana cara mereka mencari uang, hingga bisa kaya raya seperti ini.Tapi memang nasib, rejeki, maut dan jodoh berada di tangan Tuhan. mengurus rumah sebesar ini, tidak mungkin bisa dikerjakan oleh satu orang. Dadaku berdebar menggemuruh tidak menentu. “Tidak, Nyonya. Dia ingin meminta bantuan, Tapi orang-orang yang berlalu lalang dan melewatinya tidak ada yang peduli. Sejak bekerja di rumahi ini dan menjadi sapi perahan untuk pemuas nafsu Nyonya Majikan, tabunganku di bank sudah




















