Namun karena kesadaranku belum terkumpul seutuhnya, maka pandanganku agak sedikit memburam. Bokep Arab Aku mengambil nasi dan lauk paukku.“Makan, Tante,” ujarku dengan sopan.“Iya,” jawabnya dengan singkat sebelum is kembali menyantap makanannya.Aku menyantap makananku dengan lahap. Oh ya, Tante ke sini mau minjamflash diskkamu sebentar.”“Oh, ambil aja di laciku yang nomor dua,” ujarku sembari menunjuk jari jempolku ke belakang.“Ok, sip deh.”Aku berjalan meninggalkan tanteku yang sedang mengubek laciku. Aku tak bisa membayangkan, kalau tanteku itu melihat batang kemaluanku. Aku bisa berjalan ke kamar mandi secara mandiri walau harus tertatih-tatih. Selesai mencuci muka dan gosok gigi, aku bergegas ke kamarku yang ada di lantai atas. Aku turut tersenyum dan meyakinkan kalau aku akan baik-baik saja. Dengan mata yang belum terbuka sepenuhnya, aku berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi.Kuturuni anak tangga dengan perlahan.




















