sebelum pergi meninggalkan café kuberikan tip sama pelayan café yang menemaniku untuk pamitan pulang.Sampai dimukan café kuperhatikan mobil laki-laki itu kemana arahnya. Menjawab pertanyanku dengan manja sambil mengajak aku untuk menginap. Vidio Bokep Pelayan café juga tiba di muka kami, yang tidak kalah sexsi dan cantiknya dari Ramah memakai rok mini di atas lutut. Kalau kuceritakan kehidupan aku mungkin satu malam ini belum selesai. Sampai setengah jam Ramah tidak mau cakap, Ramah diam dengan posisi tengkurap di atas tempat tidur yang empuk tanpa menghiraukan aku. ” mendengar ajakan Ramah penulis terdiam sejenak. Tubuhnya yang mungil dan cantik di terpa angin yang kencang. lain orang lain tingkah lakunya beratus teori yang di buat cowok-cowok keren yang mendekatinya, yang namanya cinta belum juga ada di benaknya. Tapi lain jawaban pelayan “bang minumannya sudah dibayar om tadi”.




















