“Nin maaf ya, aku balik duluan.” pamitku dengan sedikit terhuyung karena Nita menarik tanganku dengan keras.“Iya Bram, enggak papa kok. Bokep Hot tadi di rumah Nita. Kucoba memeras otakku sekeras mungkin mencoba mencari logika yang tepat tapi tetap juga tak menemukan.“Hassss… Lama-lama aku makan juga nih rokok.” gerutuku kesal bercampur frustasi.Haduuhh… Yang salah siapa? Mau si Mbok panggilin?”“Gak usah Mbok, makasih.”“Itu ibu, Mbak.”“Eh cantik…” ucap Bunda Bram.“Assalamualikum, Bunda.” ujarku memberi salam sambil menyalim tangan Bunda Bram.“Waalaikumsalam sayang, muuuaacchh….” Bunda mencium keningku dan memelukku.“Anak Bunda sudah makan belum? “Ahhh bodoh amat yang penting keluar.”Kukocok penisku lebih cepat. Seperti biasa aku menyalakan rokokku. Aku adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri di kota Surabaya, angkatan tahun 2018. Dingin juga airnya. Tadi bilang kayanya hari sabtu nanti aku harus nganterin servis mobil.”“Oh ya?! Mau kalian berdoa setiap hari, siang dan malam




















