Kembali Lidya mencium bibirku. Namun tetap saja aqu tak merasakan sesuatu.Dan tiba-tiba saja Lidya mencium bibirku. Bokep Setengah mati Bapak dan Ibu membujuk serta menghiburku. Karena pemberiannya itu aqu jadi menyukai Mas Herlambang. Terasa begitu hangat sekali hembusan napasnya.“Lidya..”Aqu tersentak ketika Lidya melucuti pakaiannya sendiri, hingga hanya pakaian dalam saja yg tersisa melekat di badannya. Namun tetap saja aqu tak merasakan sesuatu.Dan tiba-tiba saja Lidya mencium bibirku. Sabar sekali dia menuntun jari-jari tanganku untuk meremas dan memainkan bagian atas dadanya yg berwarna coklat kemerahan. Dan jarak umur antara kami cukup jauh juga. Dia malah tersenyum. Dan sikapku juga terus seperti anak balita, meski umurqu sudah cukup dewasa.Pernah aqu menangis semalaman dan mengurung diri di dalam kamar hanya karena Mbak Indira menikah. Bahkan aqu tetap tak peduli meskipun Lidya menggeser duduknya hingga hampir merapat dgnku.











